Posted by: pilkadalampung | July 5, 2005

Pemenang Telah Ditetapkan

|BANDAR LAMPUNG| Kota Bandar Lampung masih menunggu putaran kedua. Hasil penghitungan suara pilkada pada lima kabupaten dan kota di Lampung, Senin (4/7) selesai. Empat daerah berhasil memilih butapi/wali kota baru. Sedangkan Kota Bandar Lampung masih akan melaksanakan pilkada tahap kedua, karena tak satupun calon yang memperoleh suara 25 persen.

Hasil pilkada itu, di antaranya mengukuhkan kembali bupati/pejabat sebelumnya dan memantapkan jabatan calon yang semula wakil walikota atau sekda kabupaten ke jenjang di atasnya.

Di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Zulkifli Anwar (bupati sebelumnya) kembali memangku jabatan bupati untuk periode 2005–2010. Dia berpasangan dengan Wendy Melfa (anggota DPRD Lampung dari Partai Golkar), sebagai wakilnya.

Zulkifli-Wendy berhasil menyisihkan saingn terberatnya, terutama Kiswoto-Ghufron Azis Fuadi yang dicalonkan PKS dan Muchtar Husin-Maryanto (dicalonkan PPP dan koalisinya).

Di Lampung Timur (Lamtim), sekretaris daerah kabupaten (sekdakab) sebelumnya, Satono yang dicalonkan Partai Golkar berpasangan dengan Noverisman Subing (Ketua Golkar Lamtim) meraih suara terbanyak. Mereka dipastikan menang satu putaran, menyisihkan para pesaingnya. Di antaranya Mawardi Harirama-Amin Tohari serta Bahusin (mantan bupati sebelumnya)-A Mudjab (mantan asisten sekdakab).

Bupati Kabupaten Way Kanan, Tamanuri juga dipastikan menduduki kembali kursi orang nomor satu di kabupaten itu. Dia berpasangan dengan Bustami Zainudin (pengusaha di Jakarta) setelah mengungguli tiga pasangan calon lain.

Di Metro, Lukman Hakim yang sebelumnya wakil wali kota, dalam pilkada berpasangan dengan Johan, berhasil mengalahkan para pesaingnya termasuk mantan wali kota Metro, Mozes Herman (berpasangan dengan Sudarsono).

Empat kabupaten/kota yang telah menetapkan pemenang pilkada, tinggal menunggu pengesahan dan pelantikan para bupati/walikota dan wakilnya. Untuk Kota Bandar Lampung, siapa walikota/wakilnya masih harus menunggu pilkada ulang yang waktunya tengah dipastikan oleh KPU Bandar Lampung.

Ketua KPUD Lampung Budi Harjo sebelumnya mengatakan pihaknya mesti berkonsultasi dulu dengan KPU Provinsi Lampung dan Depdagri di Jakarta sebelum menggelar pilkada putaran kedua. Hal itu karena dari sekian banyak daerah yang menggelar pilkada, baru Bandar Lampung yang dipastikan mesti berlanjut ke putaran kedua.

Kendati berlangsung relatif lancar, kemenangan pasangan calon dalam pilkada langsung di Lampung itu nyaris seluruhnya diwarnai aksi penolakan oleh pasangan calon yang kalah. KPU setempat terus saja melanjutkan penetapan dan pengesahan pasangan yang meraih suara terbanyak, di tengah protes sejumlah pasangan.

Kecenderungan angka golput dalam pilkada Lampung, menurut Staf Forum Rektor Simpul Lampung, Armen Yasir SH MHum dan Drs Syarif Makhya MP, relatif kecil. Yakni di bawah 20 persen. Namun untuk Bandar Lampung ada pengecualian. Di daerah ini golput mencapai lebih dari 40 persen.

“Kualitas demokrasi tidak bergantung kepada kuantitas golput semata, tapi lebih pada pelaksanaan azas pilkada yang jujur, adil, langsung, umum, bebas dan rahasia dapat dicapai. Tapi semestinya angka partisipasi pemilih bisa di atas 50 persen,” kata Armen Yasir.

Pemenang Pilkada di Lampung
Kabupaten Lampung Selatan:
Zulkifli Anwar-Wendy Melfa (Partai Golkar)
Kabupaten Lampung Timur:
Satono-Noverisman Subing (Partai Golkar)
Bupati Kabupaten Way Kanan:
Tamanuri-Bustami Zainudin
Kota Metro:
Lukman Hakim-Johan,
Kota Bandar Lampung:
Abdul Hakim-Zainal Iskandar-
Eddy Sutrisno-Kherlani
(berlanjut ke putaran kedua)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: